Ardi Report will be stoped

Bad news, ardi reports bakal gw stop dari blog gw. Tapi tenang aja buat para fans ardi bisa melanjutkan melihat berita terbaru dan foto serta video (akan segera hadir) barunya di blog ardi.

Blog ini sengaja gw bikin biar nggak tercampur2 lagi dengan blog gw.

Alamatnya www.arditama.co.nr atau http://arditama.blogspot.com dianjurkan untuk membuka blog itu dengan browser FIREFOX biar lebih cepat dan FIREFOXnya juga disediakan di sana.

Ardi Report03

ardi berpose1ardi berpose 2ardi tengkurap di depan kamera

Itu foto2 update terbaru tentang ardi, pada bingung kan kenapa sekarang banyakan kisah tentang ardinya dari pada tentang gw yang notabenenya pemilik blog ini. Jawabannya simple,.ya karena gw pemiliknya jadi suka2 gw…wakakak…..

Ardi terakhir kena demam karena habis imunisasi, entah imunisasi apa lagi? soalnya dah banyak banget imunisasi yang dia ikutin. Aneh juga sih dengan sistem imunisasi sekarang kok bisa ya pake efek samping demam gitu? apa kerena ini imunisasinya murah or gratis dari puskesmas makanya ada efek sampingnya atau imunisasi kelas 2? Karena saat ardi ke RS Darma Nugraha beberapa waktu lalu doktenya sempat menawarkan imunisasi di sana dengan jaminan tanpa efek samping demam namun bayar 200rb karena itu RS swasta…kan aneh gw, kok bisa imunisasi untuk kekebalan yang sama tapi punya efek yang berbeda dengan harga yang berbeda.

Oh iya seperti terlihat di atas, ardi sudah stabil dalam tengkurap. Jauh sebelumnya sih dia sudah bisa hanya blom stabil makanya belum pernah gw capture, dan baru sekarang (itu pun fotonya dua minggu lalu) gw posting.

Ardi orangnya sangat akrab bergaul dengan siapa saja, jadi walaupun dia di gendong oleh orang asing (blom kenal) pastinya dia nggak bakalan nangis atau taku,..itu semua karena emang dari lahir dia dibiasakan untuk bisa akrab dengan semua orang biar besar tidak ada masalah sosial buat dia.

Gw menemukan bibit bakat ardi (heran kan baru 5 bulan gw dah tau bakat dia?)…bakatnya sih sepertinya akting atau olahraga. Karena dia paling sering banget kalo dikasih minum susu selalu pura-pura minum padahal nggak ada yang dia minum trus malah ketawa2…kalo bakat olahraga itu karena dia anaknya aktif banget. waks masih terlalu dini untuk menyimpulkan sih.

Gw sendiri sebagai pamannya nggak sabar banget ngelihat dia bisa jalan, bisa ngomong dan nantinya sekolah…,,hmmm sekolah dimana ya dia nantinya? Kayaknya harus banyak nabung biar sekolah dia terjamin nantinya…

Ardi Report02

ardi with meardi with opung

 

Ardi Report is back again. Kali ini Ardi sudah mulai bisa tengkurap namun memang masih suka kesusahan sendiri sampai nangis-nangis. Tapi sekarang ini dia sudah mulai terbiasa hingga posisi tidurnya pun mulai berubah. Dia sudah mulai tidur hadap kanan dan tengkurap kadang (yang kadang bikin gw takut).

Photo Album juga sudah di update dengan beberapa foto baru.

Iklan Bodoh untuk Pasar Pintar

Sekarang ini yang namanya pendidikan telah memasuki suatu era industri. Pendidikan itu memang industri di jaman sekarang ini. Bisa dilihat dari banyak berdirinya sekolah-sekolah swasta baru yang menawarkan berbagai fasilitas mewah dengan harga wow atau dengan masuknya penjajahan iklan industri pendidikan luar negeri ke tanah air kita.

Salah? tentu tidak. Dengan menjadikan pendidikan sebagai suatu industri ada segi positif yang didapat yaitu terbantunya peran pemerintah oleh swasta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Betul kan? Topik yang gw bahas memang bukan tentang jelek dan baiknya sebuah pendidikan menjadi industri, tapi gw mau bahas iklan sebuah perguruan tinggi atau sejenisnya di TV Nasional.

Betul banget kalau kalian menebak iklannya LP3I. Maksud tulisan ini bukan karena gw benci dengan mahasiswa atau apapun dari LP3I, gw hanya nggak suka iklannya yang menurut gw "goblok". Iklannya sendiri menceritakan tentang sepasang lulusan perguruan tinggi yang sedang "menjual diri" mereka di pinggir jalan lalu datang lulusan LP3I melakukan hal serupa entah bagaimana kisahnya ada mobil mewah lewat dan lulusan LP3I tersebut langsung di bawa. Hingga 3 kali kejadian berlangsung lulusan LP3I selalu di bawa oleh mobil mewah sedangkan sepasang lulusan PT yang lain tadi tidak laku-laku walau harus mengobral segala.

Iklan tersebut gw rasa sangan bodoh atau goblok dan bahkan justru mencoreng nama dunia pendidikan Indonesia. Selama ini gw pikir iklan BSI aja yang jelek ternyata LP3I lebih parah. Bayangkan saja bagaimana mungkin LP3I membuat iklan sebegitu jelek dan bodohnya dengan menganalogikan lulusan LP3I yang cepat diterima kerja dengan di bawa mobil mewah? Menurut gw iklan itu justri memposisikan mahasiswa dan mahasiswi LP3I sebagai pelacur atau gigolo rendahan yang menjual dirinya di pinggir jalan dan mengharapkan "samberan" pemilik mobil mewah untuk menggunakan "jasa" mereka.

Seharusnya sebagai institusi pendidikan LP3I memiliki kepekaan persepsi masyarakat terhadap iklan sehingga bisa membangun dan memperbaiki imagenya dengan cara atau iklan yang lebih baik dan lebih pintar.

Maap kalau ada anak LP3I yang marah

Ardi Report01

ardi with momardi with mom 2ardi bengongardi menguap

Ardi telah sembuh sekarang sudah umur 4 bulan 6 hari. Sekarang dia lagi belajar tengkurap doakan semoga cepat bisa ya! Di atas ada foto-foto Ardi bersama mama (foto 1 dan 2) dan foto Ardi saat senyum dan menguap (foto 3 dan 4). Oh iya besok Ardi periksa ke dokter lagi. Jumpa lagi di report ke 2.

Keponakanku Berjuanglah

Ingetkan kalo gw punya keponakan yg suka gw panggil "nakanabobo"? Ok sekarang gw akan bahas sedikit cerita tentang dia akhir-akhir ini.

Arditama Imanuel, biasa dipanggil "Ardi" atau "Noel" adalah keponakan gw pertama dari kakak ke2 gw. Dia lahir 1 Februari 2006 atau tepatnya 4 bulan yang lalu. Sekarang Ardi dirawat oleh nyokap g dan gw sendiri karena emang dia tinggal bareng gw dan nyokap. Sementara orangtuanya masih sibuk mencari nafkahnya. Cerita tentang asal-usul dia cukup sampai di sini kalau kalian mau lihat seperti apa mukanya dia, lihat aja di di Photo Album. Di sana ada photo dia saat umur 3 hari di pelukan gw dan di samping ibunya.

Berita terbarunya adalah Ardi seminggu belakangan ini sedang terserang sakit demam, batuk, dan bisul. Gw jadi sedih melihat dia yg hampir setiap hari muntahin susu yang diminum (dia minum susu botol).  Gw dan nyokap jadi kewalahan untuk membuat dia nyaman. Namun, berhubung kondisi fisik gw yang agak menurun karena pekerjaan yang harus memaksa gw bergadang hampir tiap hari, gw akhirnya justru tertular penyakit flu dari dia.

Sekarang gw nggak bisa menunjukan cinta gw (mencium dia-red) ke dia lagi. Sedih. Untungnya gw masih berkesempatan menggendong dia dan meninabobokan dia.

Kemaren Ardi baru saja dibawa ke dokter anak di RS Darma Nugraha. Tes darah, fisioterapi, dan pecahin bisul harus dialami anak bayi sekecil dia. Membayangkannya aja gw dah ngeri. Tapi bila memang itu cara untuk membuatnya merasa lebih baik dan lebih sehat, sepertinya gw harus setuju.

Dan terima kasih kepada Tuhan dan ilmu kedokteran yg diciptakan-NYA, sekarang Ardi sudah mulai sembuh dan sudah mulai ceria bermain walau batuknya masih belum sembuh total. Karenanya gw berharap dia bisa segera sembuh.

Ayo berjuanglah Ardi. Nanti kita main lagi! 

Akhirnya

Setelah lebih dari seminggu nggak bisa akses control post di blog, sekarang gw bisa akses kembali dan bisa post opini, cerita, critic, dllnya lagi…well harus segera mulai nih

Teknologi Yang Mengancam

Pernah kah kalian ke warnet? Hampir 80% mungkin pernah. Warnet merupakan sebuah usaha yang mencoba membawakan teknologi informasi (koneksi internet) murah kepada masyarakat. Sedangkan internet merupakan teknologi terbaru yang patut kita ketahui dan di internet kita bisa lebih melek akan teknologi lainnya tanpa harus memilikinya.

Namun bukan hanya melek teknologi, di internet kita juga bisa melek pornografi (seperti yg sedang saya lihat sekarang….wakakak bercanda), melek pembunuhan, melek pembajakan, melek hal jahat lainnya sehingga banyak orang menilai kalau internet itu adalah sesuatu yang jahat di Indonesia.

Kemaren gw berpikir dan menyadari iya juga selama ini nyaris 50% penggunaan internet oleh masyarakat indonesia adalah untuk akses pornografi, main game online, chatting nggak jelas bahkan jual diri lewat chatting (beneran ada loh…gw aja pernah ditawar 3 juta), numpang beken di friendster, dll…..yang hampir semuanya itu dengan porsi yag berlebihan (addicted) dan membuat kebanyakan orang lupa akan aktivitas nyata lainnya. Sebagai contoh di warnet tempat gw bekerja sekarang ada anak (pelajar) yang betah main internet selama 5 jam bahkan 10 jam.

Melihat kenyataan itu gw jadi sedikit concern dengan kelakuan internet di Indonesia yang bisa dikatakan membahayakan juga. Lalu apakah internet harus di blokir? tidak..internet merupakan teknologi yang sangat berguna dibalik semua kejahatannya.

Akhirnya setelah gw berpikir gw menemukan "sedikit" jawaban (yang artinya masih banyak jawaban yg gw blom temukan) tentang perilaku tersebut dan bagaimana mengatasinya.

Hasilnya adalah gw mengetahui dan menyadari kebanyakan orang Indonesia mengenal internet dari warnet (khususnya anak2) dimana di tempat itu sangat minim pengawasan orang tua. Ketika seseorang yg lugu bermain di warnet dia akan meniru (imitasi — sifat dasar manusia) tindakan kawan di dekatnya sehingga akan besar kemungkinan anak SD sekarang tau pornografi dari orang dewasa yg bermain internet di warnet yg sama dengan dia. Selain itu warnet juga merupakan sarang bertumbuhnya perokok2 aktif karena anak2 bergaul dengan orang2 yg merokok dan nggak heran sekarang gw lihat anak SD,SMP,dan SMA merokok sambil bermain game di warnet.

Lalu agar anak terhindar dari hal2 seperti itu akan lebih baik bila pemerintah memberikan akses internet broadband yg murah dan terjangkau hampir seluruh (sebagian besar) lapisan masyarakat sehingga dengan demikian anak2 bisa bermain internet di rumah dengan adanya pengawasan orang tua.

Atau setidaknya perkenalkan internet di seluruh SD (kalo bisa TK) di Indonesia dengan demikian penggunaan internet yg diawasi guru tentunya akan mengarahkan anak2 akan guna internet yg positif. Dengan terbiasa akan fungsi positif internet besar kemungkinan fungsi negatif internet akan dihindari oleh anak2.

Cara terakhir yg bisa juga ditempuh adalah menyadarkan pengusaha warnet untuk membuat warnet yg non-smoking area dengan ada pembagian ruangan berdasarkan umur sehingga ruangan anak2 dibatasi akses ke situs2 dewasa dengan cara memblokirnya….namun cara ini pasti akan ditentang pengusaha warnet.

Jadi, tolong kita semua ikut berperan aktiv menyelamatkan anak2 dari bahaya internet dan membuat mereka bijak dalam menggunakan internet.

Birokrasi

Di tradisi Batak, orang tua akan sangat bangga bila anaknya di terima sebagai Pegawai Negeri. Bukan berarti kalau jadi pegawai swasta nggak bangga, tapi memang jadi Pegawai Negeri itu suatu hal yang lebih tinggi dari pegawai swasta. Tapi tidak semuanya orang/keluarga Batak berpikir begini.

Pernah suatu saat pernah gw mendapatkan pertanyaan dari keluarga gw “Ju..lo daftar jadi CPNS aja, lo pasti bakal diterima”..dan gw jawab dengan sombong “Nggak, gw paling males jadi PNS”..pasti heran kenapa di saat orang2 banyak pengen jadi CPNS tapi gw nggak mau? Jawabnya sederhana “Gw nggak mau seperti PNS kebanyakan yang korupsi, nggak disiplin, berbelit-belit,males,dll”

Nah, suatu saat gw nemenin kakak gw untuk mengurus Surat Keterangan Waris perihal “meninggalnya bokap gw”. Untuk mengurus itu kita harus minta surat dari RT, RW, dan Lurah. Nggak cukup di situ sampai Lurah kita harus disuruh balik ke RT,RW, dan kemuadian ke Kecamatan untuk minta tandatangan pengesahan Surat Keterangan Waris tersebut.

Masalahnya adalah selain prosesnya yang terlalu berbelit-belit, gw sangat menyesalkan kelakuan pada abdi negara itu yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Gw jelaskan ya apa kelakuan mereka:
1. Lurah, aparat di sini meminta imbalan Rp.200.000,- untuk biaya kepegurusan. Man! mereka tuh cuma ngetik dan ngeprint 1 lembar kertas doang minta segitu?
2. RW, sekretarisnya minta Rp.50.000/anggota keluarga dan di rumah gw ada sekitar 6 orang jadi total Rp.300.ooo,- untuk sebuah tandatangan RW . Kakak gw minta gw nemenin hadepin dia setelah seblumnya kakak gw kesini sendiri dan kesel.

akhirnya terjadi percakapan begini:
kakak gw: “pak,.kita sanggupin bayar segitu, tapi kita minta kwitansi dan pernyataan kalau itu memang peraturannya dari sini”
sekretaris RW: “Oh nggak ada itu, nggak ada kwitansi dan pernyataan..”
gw: “yee bapak kalo mau korupsi bilang aja sih pak!”
sekretaris RW: “Ade jangan bilang saya korupsi ya, itu memang peraturan tidak tertulis di sini”
gw: “yee itu sama aja korupsi pak!”
sekretaris RW: “ya sudah ini urus aja sendiri, kalian minta sendiri kerumah RWnya”
gw: “ya udah sini berkasnya, dimana rumah RWnya”
sekretaris RW:”di jalan ******”
gw: “Nama RWnya siapa pak?”
sekretaris RW: “nggak tahu,.tanya aja di sana yang Ketua RW ** mana?”
gw: “kalo gitu no.telp nya?”
sekretaris RW: “nggak tahu saya”
gw: “kok goblok banget sih bapak? masa bapak sekretarisnya nggak tahu apa2?

akhirnya gw keluar dari tempat RW itu sambil berkata “dasar goblok gitu kok bisa jadi ketua RW”

Dari situ gw berkeinginan untuk membasmi kelakuan petugas yang seperti itu dan kata keluarga gw “nggak mungkin orang di luar kepemerintahan bisa bersihin itu, makanya lo jadi PNS”. Sempat berpikir juga sih untuk gabung di PNS gara2 perkataan itu, namun mengingat seragam PNS yang nggak asik, gw mematahkan niat gw itu. Hahahaha….

Saran gw buat pemerintah, tolong dong birokrasi yang berbelit serta membuat kesempatan untuk korupsi itu dihapuskan.

Soeharto Bernafas Kembali

Ngikutin kasus mantan orang nomor satu di Indonesia ini emang bikin kesel aja. Gimana nggak kesel? Kalo ternyata setelah gw dan warga negara Indonesia lainnya menunggu 8 tahunan untuk kejelasan peradilan terhadap Soeharto.,eh ternyata malah dibiarkan bebas begitu saja dengan menghentikan pengusutan kepada dia dan aset2nya.

Gw rasa dulu saat gw memilih Pres. SBY dalam pemilu gw menaruh harapan besar supaya dia bisa menegakkan reformasi dan juga memberantas korupsi di Indonesia. But…what? gimana bisa SBY dan Kejagung mengeluarkan SKPP? dimana otaknya mereka?

Alasan atau dalil yang digunakan sih standar banget "mengingat segala jasa2 yang diberikan Soeharto" dan "mengingat dia gi sakit"….well kalo begini besok2 orang yang korupsi dan nyumbang duit banyak ke badan amal bisa bebas dong….atau jangan2 ini merupakan pertanda kalo SBY mau melakukan korupsi dengan terlebih dahulu berjasa bagi Indonesia?

Dengan alasan apapun penegakan keadilan nggak bisa dihentikan. Sekarang ini kan yang dituntut profesionalisme pemerintah dan kejagung tapi bagaimana bisa profesional kalo hanya dengan alasan yang "hiperbola" itu lalu menghentikan penyelidikan. Woi….percuma dana yang keluar selama 8 tahun untuk ngusut Soeharto dan percuma nyawa tertumpah di Semanggi dan percuma teriakan mahasiswa kalau pada akhirnya simbol kediktatoran di Indonesia bisa bebas dari jerat hukum

Menurut gw sebagai orang yang berakal sehat pemerintah dan kejagung harus mengedepankan hukum dibanding "trik politik dengan alasan jasa". Kalau simbol kediktatoran dan simbol korupsi paling tinggi di Indonesia saja bisa bebas, gw yakin besok2 angka korupsi di Indonesia makin tinggi. Tapi kalau Soeharto berhasil dijerat gw yakin besok2 pada takut korupsi semua.

Pemerintah dan Kejagung tolong pada bangun dong!